Tips Sukses Bisnis Ikan Cupang – Bisnis ikan cupang termasuk bisnis yang menjanjikan dan menguntungkan asalkan kamu tahu tipsnya. Terutama jika kamu masih awam dan pemula dalam bisnis salah satu ikan hias ini, kamu wajib mengerti bagaimana cara menjalankan bisnis ini mulai dari pembibitan, hingga pemasaran. Langsung saja simak tips sukses untuk bisnis ikan cupang berikut ini.

Inilah Tips dan Cara Sukses Bisnis Ikan Cupang

Membedakan ikan cupang jantang dan betina

bisnis ikan cupang
bisnis ikan cupang

Untuk pemula yang ingin sukses bisnis ikan cupang, kamu harus tahu terlebih dahulu mana ikan cupang jantan dan betina agar tepat dalam proses pengawinannya nanti. Jangan sampai satu kolam diisi dengan satu jenis saja, betina ataupun jantan.

Membedakan ikan cupang jantan dan betina sangat mudah. Saat memilih sebaiknya saat ikan berumur dua bulang, karena pada umur tersebut sudah terlihat jelas perbedaan mana yang jantan dan mana yang betina, yaitu;

  • Ciri Ikan Cupang Jantan
  • Bentuk tubuh dan ekor lebih panjang
  • Warna lebih tajam dan mencolok
  • Memiliki dasi panjang pada bagian bawah kepala
  • Tingkahnya lebih agresif

saat dewasa, pejantan akan membuat gelembung-gelembung atau busa yang nantinya akan digunakan sebagai tempat penyimpanan telur sampai dengan menetas.

  • Ciri Ikan Cupang Betina
  • Bentuk tubuh bulat
  • Ekor lebih pendek
  • Warna lebih pudar
  • Memiliki bintik putih pada bagian bawah tubuh
  • Tingkah lebih halus

Ciri ikan cupang betina dewasa yang siap dikawinkan adalah bintik putih di bagian bawah badannya terlihat sangat jelas.

Tips memberikan pakan ikan cupang

Memang ada banyak macam pakan untuk ikan cupang. Namun 3 inilah yang paling sering digunakan oleh pembudaya sukses, yaitu;

  • Cacing sutra
  • Jentik nyamuk
  • Kutu air
Baca juga  Aturan Hukum Bisnis Dan Fungsinya

Berikanlah pakan tersebut secara rutin 3 kali sehari, yaitu pada pagi, siang, dan sore atau malam hari. Takaran secukupnya saja, karena kalau kebanyakan, air akan keruh dan kotor. Itu jelas tidak baik untuk pertumbuhan ikan karena dapat mengundang penyakit seperti jamur.

Proses pemijahan ikan cupang

bisnis ikan cupang
bisnis ikan cupang

Setelah kamu mendapatkan ikan cupang kualitas baik, langkah selanjutnya dalam bisnis ikan cupang adalah proses pemijahan. Proses ini membutuhkan aquarium dengan ukuran 30 x 30 cm. Isi aquarium tersebut dengan air yang cukup, artinya tidak terlalu tinggi karena dalam proses ini pejantan akan membawa telur ke gelembung-gelembung yang telah dibuatnya di permukaan air. Langkah selanjutnya adalah menyatukan indukan cupang dalam wadah tersebut. Dalam proses ini, ada hal penting yang perlu kamu tahu, yaitu;

  • Taruh aquarium di tempat yang tenang dan tidak berisik
  • Jangan memindahkan aquarium ketika proses pemijahan sedang berlangsung
  • Jangan pernah memisahkan indukan jantan dan betina kecuali jika pejantan terlihat sangat agresif atau terlihat seperti mengusir betina dari bawah busa.
  • Gantilah air aquarium tiap 3-4 hari sekali.
  • Setelah air diganti, berilah garam dapur (non yodium) secukupnya saja.

Tips memasarkan ikan cupang

Tips memasarkan ikan cupang ada 2 cara, yaitu;

  • Dipasarkan di sekolah-sekolah SD atau PAUD

Ikan hias ini memiliki bentuk yang mungil dan cantik. Tak heran jika banyak anak-anak menyukainya dan tertarik untuk memeliharanya.

  • Dipasarkan lewat online

Era digital ini, manfaatkanlah teknologi untuk memasarkan bisnis ikan cupang kamu ini. Kamu bisa berjualan lewat sosial media seperti Facebook. Cari grup-grup Facebook yang membahas tentang ikan hias, bergabung dan iklankanlah ikan cupang kamu.

Ikan cupang memiliki bentuk dan penampilan yang imut, lucu dan menggemaskan. Tidak heran jika jenis ikan ini banyak sekali peminatnya, terlebih anak-anak. Ikan ini pun memiliki bentuk yang kecil sehingga untuk bisnis ikan cupang tidak butuh lokasi yang luas, cukup aquarium saja.

Baca juga  Peluang Bagus Untuk Bisnis Tanpa Modal Menjanjikan

Baca juga; Tips Sukses Dalam Menjalankan Usaha Laundry.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *